Bagaimana Tatacara Mandi Jinabat Itu?


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiFRQq_nijTowLYZHGBfTa12-UHlghU2nFpwVVVGAqtqnWMaDnASvxYqaavx6NK0hZ0t4yfLHSCcbI4Md1PUrIjhAu9NXDuMZL3eyq7ltM4XvVePblFxegVTLOD3BXXppvetrIRs6djL0/s1600/Cara-cara-Mandi-Junub-Mandi-Wajib-.jpg

Pertanyaan:

Bagaimanakah cara mandi jinabat itu?

Jawaban:

Cara mandi jinabat dibagi menjadi dua:

Pertama, mandi wajib biasa, yaitu meratakan air ke seluruh tubuhnya, termasuk berkumur dan membersihkan hidung. Jika seseorang menyiramkan air secara merata ke seluruh tubuhnya, maka hilanglah hadats besarnya dan sempurnalah kesuciannya, karena Allah Subhanahu wa Ta’aa berfirman, “Jika kamu junub maka mandilah.” (Qs. Al-Maidah: 6)


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisMoDrBRrKf-vESYCbyRfeKlU2KUnvE-7CI27ldQgDxscVWT9akIiL6CA-UJvH3at8txRNg5O4sAasefE6J8kaZj80moTjQL3ZN5-rIqR2bnCghyphenhyphen1U8aj3l-qKsUVrsYEwAG9fROUPuKy-/w1200-h630-p-nu/shower.jpg

Kedua, mandji wajib yang sempurna, yaitu mandi seperti mandinya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Jika hendak mandi jinabat, maka beliau membasuh dulu kedua telapak tangannya, kemudian membersihkan farji-nya dan bagian-bagian yang terkena mani, kemudian berwudhu dengan wudhu yang sempurna, kemudian menyiram kepalanya tiga kali, kemudian menyiram bagian lain dari badannya. Itulah cara mandi yang sempurna.

Sumber: Tuntunan Tanya Jawab Akidah, Shalat, Zakat, Puasa dan Haji (Fatawa Arkanul Islam), Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, Darul Falah, 2007




Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !


EmoticonEmoticon